Thursday, 24 October 2013

Gadis Lampu Merah






Lirih dia menghiba
Pagi tadi di bawah jembatan 
Alun-alun Kota Malang
Waktu mulai beranjak ke tengah 
Tapi tak nampak sepeserpun di sana 
Wajahnya tetap senyum menyerlah 
Seolah tak ada beban duka mengangah
Aku tau berat yang dia rasa 
Hendak makan apa esok lusa 

Aku dekati dia 
 terpaku menatap ayu wajahnya
Tak terasa sesuatu menetes di wajah
dan begitu sebak rasa di dada 
Di bulan yang Syawal ini 
Di saat teman yang lain bangga berbaju baru 
Seorang gadis kecil termenung sendiri 
Tak ada bapak tak ada ibu

"Mari sini, Nak! Ikut denganku!
Dia hanya tersipu,,, 
Sejenak terlontar kata,,, 
"Terima kasih... ada Allah bersamaku!"

1 comments:

Alyaa hamidah said...

WAhh....
Seneng dech lihat tmn2
Pada semangat menulis.
Jd pengen.

Just wanna say...
Wonderfull.!

Post a Comment

 
;